
"Salam sejahtera dan rahmat Allah serta keberkatan keatasmu."
Jawapannya juga indah bermaksud:

"Ke atas kamu salam sejahtera dan rahmat Allah satu keberkatan keatasmu"
Kal El tak faham sejak dua menjak kebelakangan ini, salam ni macam dah dipermain-mainkan. Semua ni bermula sejak Short Message Service atau SMS kian popular terutama sejak tahun 2000an ini. Salam yang indah telah menjadi cacat dan maksudnya entah telah menjadi apa, Subhanallah!
Kal El cukup marah kalau orang memberi salam, dengan niatnya yang baik tapi tanpa mengetahui apa yang dilakukan. Bayangkan anda diberi salam dengan "A'kum", "As'kum", "Semekom" dan baru saja tadi di dalam sebuah blog "As'laikum" - aduh!
Dan kalau chatting di YM ke contohnya ada trend terbaru pula... "Salam..." err apa tu? Mengapa sesuatu yang indah yang diberi Maha Pencipta kita rosakkan dek kemalasan sendiri. Memang Kal El cukup berapi kalau salam itu dipendekkan. Kalau malas toksah bagi salam langsung - I wonder apalah agaknya maksud "A'kum", "As'kum", "Semekom" dan "As'laikum" juga "Salam" tu. Sapa-sapa pandai bahasa Arab boloeh berikan maksudnya?
Kal El bukan begitu pandai beragama tapi sesuatu yang semudah ini dan sesuatu yang amat indah begini, Kal El tak rasa ianya patut diabaikan dan dipermain-mainkan. Pada yang membaca blog posting hari ini, dan jika anda menggunakan "A'kum", "As'kum", "Semekom" dan "As'laikum" juga "Salam"dalam ungkapan seharian anda, tolonglah hentikannya. Bagilah salam dengan betul dan amatilah maksudnya yang indah dan dalam itu.
Kal El: Sakit hati kalau dengar "A'kum", "As'kum", "Semekom" dan "As'laikum" juga "Salam" sebab tak tau apa nak jawab - "W'salam", "Ws'lam", "???"... baca artikel ni... SALAM dan BERSALAM
